Proses Pembelajaran

KURIKULUM

Berdasarkan visi dan misi program studi, Program Studi Teknik Informatika berupaya untuk menyiapkan sarjana Teknik Informatika yang Islami, berkahlaq mulia dengan kemampuan pemahaman konsep, analisa dan aplikasinya dalam masyarakat, tekun bekerja dan bertanggungjawab. Pada kurikulum Program Studi Teknik Informatika, visi dan misi tersebut diatas dituangkan dalam kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya. Keunggulan Program Studi Teknik Informatika diletakkan pada penguasaan kompetensi utama yang ditopang oleh kompetensi pendukung. Peran dan kontribusi pada Kemanusian dengan berlandaskan nilai-nilai Islam dituangkan pada kompetensi lainnya.

Secara lebih rinci, Program Studi Teknik Informatika UMY berupaya untuk menghasilkan lulusan yang menguasai kompetensi utama dibidang teknologi informasi dengan kemampuan teknis dalam bidang metodologi, perancangan, pemrograman, pengembangan dan pengujian aplikasi sebagai berikut:

  1. Pengembang aplikasi (Application Developer)
  2. Pengembang database (Database Developer).
  3. Pengembang sistem web (Web System Developer).
  4. Administrator sistem (System Adminisrator).
  5. Ahli keamanan teknologi infromasi (Information Technology Security Expert).
  6. Manager proyek teknologi informasi (Information Technology Project Manager)

METODE PEMBELAJARAN

Dalam pelaksanaan kegiatan belajar Mengajar, metode pembelajaran yang digunakan adalah Learning Architecture Based on Collaborative Constructivism (LACC). LACC adalah metode pembelajaran yang
memfasilitasi berbagai tipe pembelajaran, yaitu
concrete experiences, reflective observation, active experimentation dan abstract conceptualization.

1. CONSTRUCT (Membangun pengetahuan)
Pembelajaran dimulai dengan komponen ini. Seorang dosen yang ahli dan berpengalaman diperlukan untuk membimbing mahasiswa di sini. Pada fase ini, dosen memperkenalkan konsep-konsep baru pada
mahasiswa untuk membangun pengetahuannya. Dosen memberikan pengalaman konkret bagi mahasiswa melalui penjelasan dan demonstrasi. Fase ini dimaksudkan untuk memberikan dasar yang diperlukan bagi mahasiswa untuk pindah ke fase berikutnya.
2.
COLLABORATIVE (Belajar kelompok)
Fase pembelajaran ini memungkinkan pelajar untuk memiliki pengalaman kontekstual pada materi belajar melalui pembelajaran Kolaboratif. Para mahasiswa disediakan sarana praktek untuk melakukan observasi reflektif secara berkelompok. Mahasiswa disediakan alat-alat untuk studi kasus, petunjuk urutan praktek, dan cara menyusun laporan untuk merefleksikan konsep belajar dari sesi 
BORANG 3A PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UMY 2016 153 sebelumnya. Fase ini juga berutujuan agar para mahasiswa mampu menerapkan pemahaman dalam konteks yang lebih luas.
3.
EXPERIMENT (Percobaan)
Pada fase ini, setiap mahasiswa secara aktif dan individual untuk melakukan percobaan-percobaan dan pengamatan. Fase ini bertujuan agar proses belajar menjadi efektif karena setiap mahasiswa memahami konsep kemudian membuat kesimpulan logis. Dengan cara ini diharapkan mahasiwa memiliki pengalaman belajar yang lebih baik.
4.
APPLY (Penerapan pengetahuan)
Pada fase ini, disediakan model pembelajaran untuk membentuk lingkungan belajar agar mahasiswa lebih faham secara konseptual Mahasiswa dituntut untuk membaca, memahami, mengacu, membandingkan, berpikir dan berperilaku sesuai pengetahuan yang mereka peroleh. Kemudian, para mahasiswa dapat menciptakan solusi atas sebuah kasus yang nyata untuk meningkatkan ketrampilan pencarian informasi, melakukan analisis, serta menggunakan sumber acuan.

 

 

PROFIL DAN KARAKTERISTIK

Profile dan karakteristik lulusan Prodi TI merupakan hasil kajian dari berbagai sumber. Sumber sumber yang dikaji adalah : Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Program Studi Teknik untuk  menentukan level kualifikasi, ACM TI2008 yang digunakan sebagai acuan penentuan learning outcome dan bidang kajian prodi TI terhadap bidang bidang lain dalam lingkup ilmu komputer, dan IT Job Descriptions Information Technology Position Descriptions HandiGuide 2013 yang digunakan sebagai acuan penyesuaian profile dan bidang kerja lulusan TI. Ilustrasi pengkajian sumber‐sumber tersebut dapat dilihat pada bagan berikut.